SULITNYA MASUK SURGA, MUDAHNYA MASUK NERAKA
Al-Imam Al-Bukhori rohimahulloh dan Al-Imam Muslim rohimahulloh, beliau berdua meriwayatkan sebuah hadits di dlm kitab Shohih-nya, dari Abu Huroiroh rodhiyallohu anhu, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda :
حجبت الجنّة بالمكاره، و حجبت النار بالشهوات
_“Jannah (Surga) itu ditutupi (yakni dikelilingi) dengan perkara-perkara yang tidak mengenakkan (yakni tidak disenangi oleh nafsu manusia), sedangkan neraka itu ditutupi (dikelilingi) dengan perkara-perkara yang disenangi oleh nafsu syahwat manusia.”_
[ HR. Al Bukhari (5/2379) dan Muslim (4/2174) ].
CATATAN :
1. Yang dimaksud dengan AS-SYAHAWAT (berbagai macam kesenangan) di dlm hadits yg mulia ini, adalah : _berbagai macam kenikmatan duniawi yg menyenangkan, tetapi yg secara khusus kita dilarang secara khusus untuk melakukannya/menikmatinya._
Seperti : berzina, minum khomer (minuman keras), berjudi, mencuri/merampok, dan melakukan berbagai perbuatan dosa-dosa dan maksiat, yg pelakunya merasakan kenikmatan, kebahagiaan dan kepuasan karenanya, tetapi dgn cara yg haram.
Termasuk dalam perkara ini adalah berlebih-lebihan (boros) dlm hal-hal yg halal, karena dikuatirkan terjerumus dlm perkara yg haram.
2. Dan yg dimaksud dengan AL-MAKARIH (sesuatu yg tdk disukai oleh nafsu kita), adalah : hal-hal yg kita diperintahkan untuk menunaikannya, baik yg hukumnya wajib maupun sunnahnya, yg berupa ibadah dan ketaatan kepada Alloh ta'ala, serta menjauhi apa saja yg dilarangnya, baik yg bentuknya berupa ucapan maupun perbuatan.
Hal itu disebut *Al-Makarih* (sesuatu yg dibenci/tidak disukai), hal itu karena di dlm melakukan amalan ini, terdapat berbagai kesulitan, baik itu yg berupa : rasa berat, rasa lemah, rasa malas dan sebagainya.
3. Ditutupi, maksudnya adalah diliputi atau dikelilingi.
Maka siapa yg menyingkap atau menyibak atau membuka tutupnya, berarti dia akan masuk di dalamnya.
Yakni, siapa saja yg melakukan perbuatan-perbuatan tersebut di atas, dia akan terjerumus dan masuk di dalamnya, wallohul musta'an....
4. Faedah / Pelajaran penting yg bisa kita ambil dari hadits yg mulia ini, diantaranya adalah :
a. Bahwa Surga dan Neraka itu telah ada sekarang ini, karena keduanya adalah makhluk yg telah Alloh ciptakan.
Yg menunjukkan hal itu, karena Nabi Muhammad shollallahu alaihi wa sallam telah melihatnya (yakni ditampakkan oleh Alloh ta'ala kepada beliau), lalu beliau menceritakan kepada kita keadaan surga atau neraka itu begini dan begitu.
Hal ini menunjukkan, telah adanya Surga dan Neraka itu...
Dalil-dalil yg menunjukkan hal ini, sangatlah banyak, baik dari Al-Qur'an maupun dari As-Sunnah.
Dan keyakinan seperti ini, adalah termasuk salah satu prinsip keyakinan/aqidah Ahlus Sunnah wal Jama'ah.
Hal ini berbada dengan keyakinan sebagian Ahli Bid'ah, yg mereka meyakini belum adanya Surga dan Neraka itu.
b. Bahwa untuk bisa masuk ke dlm Surga atau Neraka itu, ada sebab-sebabnya.
c. Dan diantaranya sebab terjerumusnya seseorang ke dalam neraka, adalah karena mengikuti keinginan syahwatnya / hawa nafsunya.
Dan diantara penyebab terjerumusnya seseorang ke dlm Syahwat yg jelek, adalah karena tipu daya syaithon laknatulloh alaih, yg menghias-hiasi berbagai kemungkaran dan kejelekan, sebagai sesuatu yg indah dan menyenangkan, sehingga hawa nafsu manusia sangat ingin/condong kepadanya.
d. Dan diantara sebab seseorang itu masuk ke dalam surga, adalah karena kesungguhan dan kesabarannya dlm melakukan amal2 sholih dan ketaatan kepada Alloh... tidak berpaling sedikit pun darinya !
e. Bahwa terkadang, jiwa atau nafsu seseorang itu membenci sesuatu, padahal di dalamnya terdapat kebaikan yg banyak untuknya.
Sebaliknya, terkadang jiwa atau nafsu seseorang itu senang dan condong kepada sesuatu yg lain, padahal di dalamnya terdapat berbagai kejelekan dan kehinaan bagi dirinya !
Hal ini adalah sebagaimana yg dinyatakan oleh Alloh ta'ala dlm firman-Nya :
وَعَسَىٰ أَنْ تَكْرَهُوا شَيْئًا وَهُوَ خَيْرٌ لَكُمْ ۖ وَعَسَىٰ أَنْ تُحِبُّوا شَيْئًا وَهُوَ شَرٌّ لَكُمْ ۗ وَاللَّهُ يَعْلَمُ وَأَنْتُمْ لَا تَعْلَمُونَ
_" ...... Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui."_ [ QS AL-BAQOROH : 216 ]
f. Bahwa sebenarnya, untuk bisa masuk ke dalam neraka itu mudah !
Ya, hal itu jika kita benar-benar mengumbar atau membiarkan syahwat kita menuruti keinginan2 yg jelek.
Apakah itu bentuknya berupa melakukan kekufuran, kesyirikan, berbagai macam dosa dan kemaksiatan, malas melakukan amal2 ketaatan, dan sebagainya.
g. Sebaliknya, untuk bisa masuk ke dalam Surga itu adalah perkara yg sulit.
Hal itu karena butuh perjuangan, butuh kesungguhan dlm melakukan berbagai amal sholih dan ketaatan, serta istiqomah dan sabar di atasnya sampai akhir hayat !
Tetapi sesulit apapun, akan menjadi mudah bagi orang-orang yg dimudahkan oleh Alloh ta'ala.
g. Yang wajib untuk kita lakukan adalah : hendaknya kita bersungguh-, sungguh *mengendalikan nafsu / syahwat kita, dan menjauhkannya dari berbagai keinginan2 yg jelek.
Alloh ta'ala berfirman :
وَمَا أُبَرِّئُ نَفْسِي ۚ إِنَّ النَّفْسَ لَأَمَّارَةٌ بِالسُّوءِ إِلَّا مَا رَحِمَ رَبِّي ۚ إِنَّ رَبِّي غَفُورٌ رَحِيمٌ
_"Dan aku (Yusuf) tidak membebaskan diriku (dari kesalahan), karena sesungguhnya nafsu itu selalu menyuruh kepada kejahatan, kecuali nafsu yang diberi rahmat oleh Robb-ku. Sesungguhnya Robb-ku Maha Pengampun lagi Maha Penyanyang."_ [ QS YUSUF : 53]
Disamping itu, karena nafsu atau syahwat kita itu seperti anak kecil/bayi yg masih menyusu, yg selalu ingin dituruti kemauannya, atau seperti perkataan seorang penyair :
والنفس راغبة إذا رغبتها ،
وإذا ترد إلى قليل تقنع
_"Nafsu itu selalu senang, apabila kamu menjadikannya senang (yakni menuruti kemauannya)._
_Tetapi apabila kamu mengarahkannya kepada yg sedikit, niscaya dia akan merasa puas..."_
_Wallohu a'lamu bis showab._
Semoga Alloh ta'ala menjadikan kita semua termasuk orang-orang yg dimudahkan untuk selalu beramal sholih sampai akhir hayat, dan dijadikan-Nya termasuk calon2 penghuni jannah-Nya.... Aamiin...
Semoga faedah yg sedikit ini bermanfaat bagi kita semuanya, barokallohu fiikum......
Salam Hijrah

Tidak ada komentar:
Posting Komentar